Ads

Budaya Tionghoa : Telur Pitan, Warisan Suku Han Berusia Ratusan Tahun


Budaya Tionghoa – Telur Pitan merupakan salah satu jenis produk olahan telur tradisional Suku Han. Telur ini dikenal karena kelezatannya, memiliki warna, tekstur, serta aroma yang khas. Bahan utama yang dibutuhkan dalam membuat telur ini antara lain kapur, soda abu, garam, teh hitam dan abu tanaman. Telur Pitan tidak hanya disukai oleh masyarakat Tiongkok, tetapi juga populer dan menjadi favorit di pasar internasional.

Melalui proses pengolahan khusus, Telur Pitan akan berubah warna menjadi hitam mengilap dengan sedikit motif putih di permukaannya, serta mengeluarkan bau harum khas yang menusuk hidung. Karena itulah telur ini juga sering disebut ‘Telur Hitam’.

Sejarah panjang Telur Pitan dan Telur Asin Bebek, keduanya telah menjadi telur khas yang disukai masyarakat Tiongkok. Bahkan, perlahan terbentuk tradisi memakan kedua telur tersebut pada saat Hari Duanwu Jie atau Festival Perahu Naga bersama dengan Bakcang.

Telur Pitan selain lezat juga memiliki khasiat tertentu sebagai obat. Wang Shixiong dalam bukunya ‘Sui Xi Ju Yinshi Pu’ menuliskan: “Telur Pitan memiliki rasa yang tajam, menusuk, manis, asin. Berguna untuk menghilangkan panas, menyembuhkan mabuk, membuang panas di usus, dan menyembuhkan diare”.

Sedangkan Ilmu Kedokteran Tiongkok meyakini, Telur Pitan sebagai makanan yang bersifat dingin, dapat menyembuhkan sakit mata, sakit gigi, menurunkan tekanan darah dan menyembuhkan Vertigo. Cara pembuatan Telur Pitan tradisional hampir selalu menggunakan obat herbal Tiongkok yang disebut ‘Litharge’.

Telur pitan diketahui berasal dari Yiyang, Hunan. Berdasarkan catatan yang ada, Telur Pitan telah memiliki sejarah lebih dari 500 tahun, dimulai dari awal Dinasti Ming hingga saat ini. Daerah Yuanzhou di kota Yichun, Provinsi Jiangxi merupakan pusat produksi telur pitan.

Seiring dengan proses penyebarannya, telur pitan juga mengalami perkembangan dalam proses pembuatannya. Pada sekitar abad ke-20,  muncullah jenis telur pitan yang disebut ‘Hucai’ dan ‘Jingcai’.

Saat ini beberapa desa di Tiongkok, seperti desa Tanghua, desa Heilong dan desa Youyi tetap mempertahankan cara pembuatan Telur Pitan secara tradisional seperti yang dilakukan Suku Han dahulu. Menurut catatan, dis epanjang tahun 2006 terdapat 268 keluarga yang tinggal di 3 desa tersebut telah memproduksi 300 juta butir Telur Pitan yang dijual ke berbagai propinsi lain di Tiongkok, seperti Jiangsu, Anhui, Shanxi, Shandong, Mongolia Dalam dan Dongbei.

Sumber Budaya Tionghoa

SHARE

Author

Hi, Its me Hafeez. A webdesigner, blogspot developer and UI/UX Designer. I am a certified Themeforest top Author and Front-End Developer. I'am business speaker, marketer, Blogger and Javascript Programmer.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar